GUNUNG DAN MAKNA KETINGGIAN HATI

11:00:00 Unknown 0 Comments





 keterangan foto: puncak kenteng songo gunung merbabu

Taklukan dulu ketinggian hatimu (ego), sebelum memulai pendakian baru…,percaya deh, kita akan menemukan edelweis yg lebih abadi (Quotes)

Quotes tersebut mungkin ada benarnya, karena perjalanan mendaki bukan perjalanan sembarangan, bukan perjalanan yang dapat dilakukan tanpa persiapan baik fisik dan mental (menurut saya). Butuh persiapan yang sangat matang, kalkulasi yang tepat serta timing yang pas. Bahkan ada sebagian orang yang harus mempersiapkan diri berbulan-bulan sebelum memulai sebuah pendakian. karena memang rintangan yang akan dilalui juga tidak satu macam, mulai dari perjalanan yang menanjak, penuh bebatuan yang kadang berdebu, dinginnya udara, menipisnya oksigen, belum lagi dihadapkan dengan cuaca buruk (hujan dan badai). Tentunya ini tidak bisa dilakukan dengan cara yang sembarangan, itulah kenapa persiapan sangat diperlukan sebelum memulai pendakian.


 keterangan gambar: puncak kenteng songo gunung merbabu


 Jangan pernah jadikan puncak sebagai tujuan akhir. Pulang ke rumah adalah keharusan, harga mati. Tak bisa ditawar-tawar (Quotes)

ternyata untuk sampai ke puncak, tidak hanya dibutuhkan persiapan yang matang, ada faktor yang lain yang tidak kalah penting yaitu faktor "LUCK". persiapanmu boleh saja sudah 101% tapi alam tetap tidak bisa ditebak karena ia memiliki rotasi sendiri. so, jangan memaksakan diri untuk mendapatkan pemandangan alam yang menyejukkan mata karena pemandangan indah dari sebuah puncak gunung hanyalah sebuah "BONUS" ia bukan sebuah tujuan akhir.

  keterangan gambar: puncak kenteng songo gunung merbabu

Ada kebijkasanaan dalam mendaki gunung, gunung mengajarkan kita untuk lebih sadar bahwa betapa kecilnya kita diantara ciptaan Tuhan. Memang sepantasnya kita menaklukkan diri sendiri dulu, menaklukkan ego yang senantiasa mengarahkan kita ke puncak kesombongan. Selalu bersyukur bahwa mahluk sekecil kita akan mampu berdiri dipuncak keberhasilan atas ridha-Nya. di atas kemapuan kita ada yang masih lebih mampu begitupun diatas kehendak kita masih ada yang lebih berkehendak.

semoga kita termasuk orang-orang yang bersyukur dan mampu mengukur diri sendiri, menjadi orang yang selalu sadar bahwa di setiap tingginya gunung, masih ada yang lebih tinggi dari itu semua.


0 comments: